Islam
adalah agama abadi, agama sepanjang masa, yang akan selalu ada sampai akhir
zaman nanti. Dari awal mula muculnya di Makkah, Islam akan terus berkembang.
Sampai akhir zaman, pada saat Islam berhenti berkembang, saat itu Islam hanya
tinggal namanya saja.
Islam
berkembang sesuai dengan roda kehidupan, kadang di atas, kadang di bawah. Islam
pernah mengalami kejayaan di berbagai bidang. Di mana pada saat itu Islam
menjadi daulat yang membentuk imperium dari Andalusia ( sekarang Spanyol ),
Afrika Utara, Asia Tengah, Daerah Timur Tengah, dan di sekitar Afghanistan. Di
samping mempunyai imperium yang kuat, Isalma menjadi masyarakat yang
berperadaban tinggi di segala bidang. Di bidang seni, para ilmuwan mampu mampu
menciptakan kota yang indah, yaitu Baghdad, Cordoba, Granada, dan lainnya. Di
bidang ilmu pengetahuan, para ilmuwan dapat menemukan penemuan-penemuan yang
menjadi dasar ilmu pengetahuan saat ini. Bidang pemerintahan dan bidang lainnya
pun tak kalah hebatnya. Namun, apakah kita sudah mengetahuinya? Boleh jadi
seorang pemuda Islam yang sejak bayi sudah mengaku Islam, tetap tidak tahu
menahu tentang sejarah Islam. Di malakah ini, penulis hanya akan sedikit
membahas tentang Sejarah Islam.
II.
Islam Sepanjang Masa
Di
dalam makalah ini penulis, penulis akan mencoba mengklasifikasikan masa-masa
perkembangan Islam menjadi lima bagian, di antaranya, Islam sebelum nabi Muhammad,
Islam pada waktu nabi Muhammad dan khulafaurrasyidin, Islam pada masa dinasti, Islam
pada masa sekarang, dan Islam di masa depan.
A.
Islam sebelum Nabi Muhammad SAW
Islam
yang dimaksud adalah agama-agama yang dibawa oleh NAbi dan rasul sebelum Nabi Muhammad
SAW. Bisa dikatakan sebagai agama Islam karena semua agama yang dibawa para
nabi akan diterima di sisi Allah. Padahal, agama di sisi allah hanyalah Islam
(Ali Imron ).
B.
Islam pada zaman nabi Muhammad saw
Islam
pada zaman ini mampu menunjukkan bahwa agama Islam mampu meningkatkan martabat
manusia. Sebelum memeluk Islam, bangsa arab merupakan bangsa yang bodoh dengan
moral bejat dan sulit untuk disatukan karena hidup dalam kabilah-kabilah yang
selalu berperang satu sama lain. Namun, setelah Islam datang, semuanya berubah
menjadi lebih baik, martabat masyarakat Arab dapat terangkat dan siap untuk
mempersatukan dunia. Dari sinilah kelihatan bagaimanakah konsep perubahan dari
zero menjadi hero terlihat.
C.
Islam pada zaman khulafaurrasydin
Zaman
ini, dibandingkan dengan kerajaan dinasti Bani Umayah yang berdiri selama
beberapa abad lamanya dan dinasti Bani Abbasiyah yang lebih lama dari pada
dinasti Bani Umayah, mempunyai periode yang relatif singkat. Namun, dalam waktu
yang singkat itu, Islam berkembang sangat baik dan cukup bermakna. Pada zaman
Abu Bakar, peradaban Islam mampu melewati masa yang kritis dengan selamat.
Islam tidak akan mati walaupun Rasulullah SAW meninggal dunia. Pada zaman Umar
ra, Islam mampu menjadikan sebuah imperium yang sangat besar yang bisa
mengalahkan kerajaan Persia yang adi kuasa, dan merebut palestina dan mesir dari
cengkeraman Romawi. Dan di zaman Umar pula, seluruh rakyat lepas dari
kekurangan. Di zaman Utsman bin Affan ra, pembuatan mushaf Al-Qur’an yang
sebelumnya sudah dimulai pada zaman Abu Bakar dan Umar mampu, diselesaikan dan
disebarluaskan di seluruh penjuru daerah umat Islam pada saat itu. Di zaman Ali
ra, walaupun Ali ra adalah seorang yang baik, tetapi beliau tidak sanggup membendung
tumpah darah antara sesama muslim pada saat itu. Dan setelah beliau meninggal
terjadilah Amul Jamaah (Tahun Persatuan). Hasil dari amul jamaah ini Muawiyah sang
Sekretaris Rasulullah diangkat jadi khalifah selanjutnya.
D.
Islam pada zaman dinasti
Islam
pada masa dinasti ini dapat dibagi menjadi beberapa masa di antaranya:
1. Masa Penyebarluasan agama dan wilayah Islam
Pada
zaman, ini subyeknya adalah Bani Umayah. Pada zaman ini, memang sistem
pemerintahan yang demokratis diubah menjadi dinasti adalah langkah yang
dipandang salah. Namun, tak bisa dipungkiri, waktu terus berjalan dan ada
kekurangan dan kelebihan dari sistem dinasti ini. Tampak bahwa Islam disebarluaskan
di berbagai daerah melalui sistem politik ekspansi pada masa ini. Daerah
kekuasaan Islam pada saat itu mencapai Andalusia (Spanyol), Afrika Utara, Timur
Tengah, dan Asia Tengah. Masa ini berakhir ketika terjadi pengambilalihan dari
Bani Abbasiyah.
Yang
aneh dan menarik dari politik ekspansi yang diterapkan, setiap daerah yang
didatangi untuk diduduki oleh umat Islam malah berbondong-bondong masuk islam
dan suka rela bergabung dengan pemerintahan Islam.
2. Masa Kemajuan Peradaban Islam
Masa
didominasi oleh tiga dinasti, yaitu Bani Umayah di Andalusia, Bani Fatimiyah di
Mesir dan Afrika Utara, dan Bani Abbasiyah di timur tengah dan Asia Kecil.Saat
itu politik ekspansi sudah terhenti dan terjadi persaingan peradaban, baik
dalam ilmu pengetahuan, seni dan lainya. Tiga dinasti itu saling bersaing dalam
berbagai bidang. Masa ini berakhir ketika Bani Umayah yang retak dari dalam dan
dinasti Bani Umayah yang runtuh menjadi beberapa kerajaan kecil.
3. Masa kemunduran Islam pertama
Pada
zaman itu Islam mengalami penuruna peradaban dan daerah-daerah mulai berdiri
sendiri dengan kerajaan-kerajaan kecil yang berbeda. Bani Abbasiyah yang sudah
lemah tinggal menunggu keruntuhan diserang oleh bangsa Mongol (Hulagu Khan).
Andalusia yang sudah terpecah-pecah menjadi kerajaan kecil akhirnya diserang
oleh pasukan salib.
Setelah
pasukan salib merebut Andalusia, mereka menuju ke Jerusalem (Palestina).
Akhirnya yerusalem berhasil direbut.
4. Masa Kemajuan Islam
Di
saat yang genting itu, munculah dinasti yang kecil bernama Turki Utsmani dipimpin
seorang yang kharismatik bernama Salahudin Al-Ayubi yang berhasil meluluh
lantakkan pasukan salib. Akhirnya Turki Utsmani menjadi kerajaan yang besar.
Kemajuan
dicapai pada masa Muhammad Al-Fatih. Dimasanya, peradaban bertambah maju dan
keadaan umat Islam bersatu di bawah satu panji kekhalifahan TurkiUtsmani. Di masa
dinasti Turki Utsmani, kemiliteran meningkat dengan pesat dan banyak
daerah-daerah yang terkena pengaruh Islam dengan penyebaran melalui perdagangan,
salah satunya adalah tanah air kita, Indonesia.
5. Masa kemunduran Islam II
Di
masa ini, Eropa mengalamai perkembangan pesat di berbagai bidang. Sedangkan, Islam
mengalami kemandegan berpikir sehingga peradaban tidak mengalami kemajuan,
sampai akhir PD kedua, Kerajaan Turki Utsmani dikalahkan oleh sekutu
E.
Islam pada zaman sekarang
Sekarang
umat Islam menghadapi berbagai ujian berat. Di berbagai belahan dunia sekarang
ini banyak daerah-daerah yangh bergejolak. Palestina, Bosnia, dan masih banyak
lagi yang lainnya.
Perang
berlangsung secara terbuka dan terselubung. Perang secara langsung di
daerah-daerah yang sedang bergejolak. Sedangkan, terselubung terdapat di
sekitar kita. Perang ini dikenal dengan nama ghozwul fikri, perang pemikiran.
F.
Islam di masa depan
Perang
akan dimenangkan oleh umat Islam atau tidak, hal itu akan berpengaruh di masa
depan. Di masa depan, ada dua kemungkinan, yaitu pada masa Islam tinggal
namanya atau Islam meraih kejayaannya. Kalau kemungkinan pertama berarti saaat
itu Islam sudah tinggal namanya dan itu merupakan salah satu tanda bahwa kiamat
sudah sangat dekat.
III.
Penutup
Dari
sejarah kita hanya bisa mengambil ibroh dan hikmah. Ibroh untuk sesuatu yang
buruk yang harus kita atasi terlebih dahulu atau supaya jangan sampai terulang
lagi, dan Hikmah untuk sesuatu yang baik yang pantas ditiru.
Kita
setelah tahu tentang kejayaan Islam semestinya berusaha meraihnya kembali. Dikarenakan
bagi seorang muslim wajib untuk mengharapkan pemerintahan Islam dengan Syariat
yang ditegakkan.
Dan
kalau Islam tinggal nama, saat itu apakah kita bisa menjadi seorang yang
ghuroba?
Wallahu
A’lam bishshowab
