Sabtu, 17 Oktober 2009

JAMAN KITA DAN DULU


I. Pendahuluan
Islam adalah agama abadi, agama sepanjang masa, yang akan selalu ada sampai akhir zaman nanti. Dari awal mula muculnya di Makkah, Islam akan terus berkembang. Sampai akhir zaman, pada saat Islam berhenti berkembang, saat itu Islam hanya tinggal namanya saja.
Islam berkembang sesuai dengan roda kehidupan, kadang di atas, kadang di bawah. Islam pernah mengalami kejayaan di berbagai bidang. Di mana pada saat itu Islam menjadi daulat yang membentuk imperium dari Andalusia ( sekarang Spanyol ), Afrika Utara, Asia Tengah, Daerah Timur Tengah, dan di sekitar Afghanistan. Di samping mempunyai imperium yang kuat, Isalma menjadi masyarakat yang berperadaban tinggi di segala bidang. Di bidang seni, para ilmuwan mampu mampu menciptakan kota yang indah, yaitu Baghdad, Cordoba, Granada, dan lainnya. Di bidang ilmu pengetahuan, para ilmuwan dapat menemukan penemuan-penemuan yang menjadi dasar ilmu pengetahuan saat ini. Bidang pemerintahan dan bidang lainnya pun tak kalah hebatnya. Namun, apakah kita sudah mengetahuinya? Boleh jadi seorang pemuda Islam yang sejak bayi sudah mengaku Islam, tetap tidak tahu menahu tentang sejarah Islam. Di malakah ini, penulis hanya akan sedikit membahas tentang Sejarah Islam.
        II. Islam Sepanjang Masa
Di dalam makalah ini penulis, penulis akan mencoba mengklasifikasikan masa-masa perkembangan Islam menjadi lima bagian, di antaranya, Islam sebelum nabi Muhammad, Islam pada waktu nabi Muhammad dan khulafaurrasyidin, Islam pada masa dinasti, Islam pada masa sekarang, dan Islam di masa depan.
A.    Islam sebelum Nabi Muhammad SAW
Islam yang dimaksud adalah agama-agama yang dibawa oleh NAbi dan rasul sebelum Nabi Muhammad SAW. Bisa dikatakan sebagai agama Islam karena semua agama yang dibawa para nabi akan diterima di sisi Allah. Padahal, agama di sisi allah hanyalah Islam (Ali Imron ).
B.     Islam pada zaman nabi Muhammad saw
Islam pada zaman ini mampu menunjukkan bahwa agama Islam mampu meningkatkan martabat manusia. Sebelum memeluk Islam, bangsa arab merupakan bangsa yang bodoh dengan moral bejat dan sulit untuk disatukan karena hidup dalam kabilah-kabilah yang selalu berperang satu sama lain. Namun, setelah Islam datang, semuanya berubah menjadi lebih baik, martabat masyarakat Arab dapat terangkat dan siap untuk mempersatukan dunia. Dari sinilah kelihatan bagaimanakah konsep perubahan dari zero menjadi hero terlihat.
C.     Islam pada zaman khulafaurrasydin
Zaman ini, dibandingkan dengan kerajaan dinasti Bani Umayah yang berdiri selama beberapa abad lamanya dan dinasti Bani Abbasiyah yang lebih lama dari pada dinasti Bani Umayah, mempunyai periode yang relatif singkat. Namun, dalam waktu yang singkat itu, Islam berkembang sangat baik dan cukup bermakna. Pada zaman Abu Bakar, peradaban Islam mampu melewati masa yang kritis dengan selamat. Islam tidak akan mati walaupun Rasulullah SAW meninggal dunia. Pada zaman Umar ra, Islam mampu menjadikan sebuah imperium yang sangat besar yang bisa mengalahkan kerajaan Persia yang adi kuasa, dan merebut palestina dan mesir dari cengkeraman Romawi. Dan di zaman Umar pula, seluruh rakyat lepas dari kekurangan. Di zaman Utsman bin Affan ra, pembuatan mushaf Al-Qur’an yang sebelumnya sudah dimulai pada zaman Abu Bakar dan Umar mampu, diselesaikan dan disebarluaskan di seluruh penjuru daerah umat Islam pada saat itu. Di zaman Ali ra, walaupun Ali ra adalah seorang yang baik, tetapi beliau tidak sanggup membendung tumpah darah antara sesama muslim pada saat itu. Dan setelah beliau meninggal terjadilah Amul Jamaah (Tahun Persatuan). Hasil dari amul jamaah ini Muawiyah sang Sekretaris Rasulullah diangkat jadi khalifah selanjutnya.
D.    Islam pada zaman dinasti
Islam pada masa dinasti ini dapat dibagi menjadi beberapa masa di antaranya:
     1. Masa Penyebarluasan agama dan wilayah Islam
Pada zaman, ini subyeknya adalah Bani Umayah. Pada zaman ini, memang sistem pemerintahan yang demokratis diubah menjadi dinasti adalah langkah yang dipandang salah. Namun, tak bisa dipungkiri, waktu terus berjalan dan ada kekurangan dan kelebihan dari sistem dinasti ini. Tampak bahwa Islam disebarluaskan di berbagai daerah melalui sistem politik ekspansi pada masa ini. Daerah kekuasaan Islam pada saat itu mencapai Andalusia (Spanyol), Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia Tengah. Masa ini berakhir ketika terjadi pengambilalihan dari Bani Abbasiyah.
Yang aneh dan menarik dari politik ekspansi yang diterapkan, setiap daerah yang didatangi untuk diduduki oleh umat Islam malah berbondong-bondong masuk islam dan suka rela bergabung dengan pemerintahan Islam.
      2. Masa Kemajuan Peradaban Islam
Masa didominasi oleh tiga dinasti, yaitu Bani Umayah di Andalusia, Bani Fatimiyah di Mesir dan Afrika Utara, dan Bani Abbasiyah di timur tengah dan Asia Kecil.Saat itu politik ekspansi sudah terhenti dan terjadi persaingan peradaban, baik dalam ilmu pengetahuan, seni dan lainya. Tiga dinasti itu saling bersaing dalam berbagai bidang. Masa ini berakhir ketika Bani Umayah yang retak dari dalam dan dinasti Bani Umayah yang runtuh menjadi beberapa kerajaan kecil.
     3. Masa kemunduran Islam pertama
Pada zaman itu Islam mengalami penuruna peradaban dan daerah-daerah mulai berdiri sendiri dengan kerajaan-kerajaan kecil yang berbeda. Bani Abbasiyah yang sudah lemah tinggal menunggu keruntuhan diserang oleh bangsa Mongol (Hulagu Khan). Andalusia yang sudah terpecah-pecah menjadi kerajaan kecil akhirnya diserang oleh pasukan salib.
Setelah pasukan salib merebut Andalusia, mereka menuju ke Jerusalem (Palestina). Akhirnya yerusalem berhasil direbut.
      4. Masa Kemajuan Islam
Di saat yang genting itu, munculah dinasti yang kecil bernama Turki Utsmani dipimpin seorang yang kharismatik bernama Salahudin Al-Ayubi yang berhasil meluluh lantakkan pasukan salib. Akhirnya Turki Utsmani menjadi kerajaan yang besar.
Kemajuan dicapai pada masa Muhammad Al-Fatih. Dimasanya, peradaban bertambah maju dan keadaan umat Islam bersatu di bawah satu panji kekhalifahan TurkiUtsmani. Di masa dinasti Turki Utsmani, kemiliteran meningkat dengan pesat dan banyak daerah-daerah yang terkena pengaruh Islam dengan penyebaran melalui perdagangan, salah satunya adalah tanah air kita, Indonesia.
      5. Masa kemunduran Islam II
Di masa ini, Eropa mengalamai perkembangan pesat di berbagai bidang. Sedangkan, Islam mengalami kemandegan berpikir sehingga peradaban tidak mengalami kemajuan, sampai akhir PD kedua, Kerajaan Turki Utsmani dikalahkan oleh sekutu
E.     Islam pada zaman sekarang
Sekarang umat Islam menghadapi berbagai ujian berat. Di berbagai belahan dunia sekarang ini banyak daerah-daerah yangh bergejolak. Palestina, Bosnia, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Perang berlangsung secara terbuka dan terselubung. Perang secara langsung di daerah-daerah yang sedang bergejolak. Sedangkan, terselubung terdapat di sekitar kita. Perang ini dikenal dengan nama ghozwul fikri, perang pemikiran.
F.      Islam di masa depan
Perang akan dimenangkan oleh umat Islam atau tidak, hal itu akan berpengaruh di masa depan. Di masa depan, ada dua kemungkinan, yaitu pada masa Islam tinggal namanya atau Islam meraih kejayaannya. Kalau kemungkinan pertama berarti saaat itu Islam sudah tinggal namanya dan itu merupakan salah satu tanda bahwa kiamat sudah sangat dekat.
        III. Penutup
Dari sejarah kita hanya bisa mengambil ibroh dan hikmah. Ibroh untuk sesuatu yang buruk yang harus kita atasi terlebih dahulu atau supaya jangan sampai terulang lagi, dan Hikmah untuk sesuatu yang baik yang pantas ditiru.
Kita setelah tahu tentang kejayaan Islam semestinya berusaha meraihnya kembali. Dikarenakan bagi seorang muslim wajib untuk mengharapkan pemerintahan Islam dengan Syariat yang ditegakkan.
Dan kalau Islam tinggal nama, saat itu apakah kita bisa menjadi seorang yang ghuroba?
Wallahu A’lam bishshowab